PENGARUH BENTUK TELUR DAN BOBOT TELUR TERHADAP JENIS KELAMIN, BOBOT TETAS DAN LAMA TETAS BURUNG PUYUH (Coturnix-coturnix Japonica)

M. Mahi, Achmanu Achmanu, Muharlien Muharlien

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk dan interaksi telur puyuh dan bobot telur puyuh terhadap jenis kelamin, bobot tetas dan lama tetas. Materi penelitian menggunakan telur puyuh terseleksi sebanyak 162 butir. Metode penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap faktorial dan transformasi akar kuadrat yang terdiri dari dua faktor yaitu bentuk telur dan bobot telur yang meliputi bobot ringan, sedang, dan berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk telur berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap jenis kelamin, sedang faktor bobot telur berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap jenis kelamin. Faktor bentuk telur berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot tetas, sedang faktor bobot telur berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot tetas. Sementara itu bentuk telur dan bobot telur, keduanya berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap lama tetas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin berat bobot telur maka akan mengasilkan DOQ berjenis kelamin jantan begitu pula sebaliknya dan semakin tinggi bobot telur akan menghasilkan DOQ dengan bobot tetas yang tinggi begitu pula sebaliknya. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk penetasan telur puyuh dengan bobot ringan sehingga berpeluang lebih besar untuk menghasilkan DOQ betina.
SHAPE EFFECT OF EGGS AND EGG WEIGHT SEX, WEIGHT AND OLD HATCHING HATCHING QUAIL (Coturnix-coturnix japonica)
ABSTRACT
The aim of the research was to examine the influence of egg shape and egg weight of Japanese quail egg towards sex, weight, and time of hatching, and the interaction between the shape and weight of Japanese quail eggs with sex, weight, and time of hatching. Materials research using 162 eggs of Japanese quail. The research methodused wasCompletely Randomized Design with factorial design twofactors. The second method is the square root transformation for the variable of sex. The results showed that the egg shape had no significant influence (P>0.05)to variable of sex, and egg weight factor had a very real influence (P<0.01)tovariable of sex. Shape factor had no significant influence (P>0.05) to the weight of hatching, and weight factorhas a significant influence (P<0.05)to the weight of hatching. Shape factor and weight factor had no significant influence (P>0.05)to hatching time. Results of the research can be concluded that eggs with heavy weights greater opportunity to produce DOQ male gender and vice-versa, and the higher weight of the eggs will be producing DOQ with high weight and vice-versa. Based on the research results, it is recommended for hatching eggs quail laying for use with light weight.
Keywords: egg shape, egg weight, hatchingsex, hatching weight, hatching time.

Full Text:


DOWNLOAD PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.