Kadar Hormon Kortisol dan Rasio Neutrofil/Limfosit (N/L) Satwa Lutung Jawa pada Saat di Kandang Perawatan dan Kandang Karantina di Hutan Coban Talun, Batu

Nurina Titisari, Khairiza Asri, Ahmad Fauzi, Ida Masnur, Iwan Kurniawan

Abstract


Program rehabilitasi lutung Jawa di Javan Langur Center menggunakan tiga kandang adaptasi yaitu kandang perawatan, karantina dan sosialisasi. Lutung yang baru datang sering mengalami stress akibat perbedaan perlakuan selama dipelihara oleh masyarakat. Hal ini bisa menimbulkan tidak terbentuknya interaksi kawanan satwa pada saat pengelompokan sebelum dilepasliarkan. Perubahan tingkah laku satwa sifatnya individual sehingga terkadang tidak dapat menunjukkan kondisi stres. Untuk itu perlu dilakukan pengukuran tingkat stres yang lain seperti hormon kortisol dan rasio neutrophil per limfosit. Tujuannya adalah untuk mengetahui kesiapan satwa tersebut sebelum dimasukkan ke kandang sosialisasi. Hewan coba berasal dari hutan Coban Talun, Javan Langur Center (JLC), Batu yang sedang menjalani program rehabilitasi.  Sebanyak lima ekor lutung Jawa berumur 2 hingga 8 tahun, berjenis kelamin betina dan jantan diambil sampel serum dan darah. Pengujian kadar hormon kortisol dengan metode enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) dan uji diferensiasi leukosit.dilakukan untuk menghitung rasio neutrofil: limfosit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata kadar kortisol dan rasio N/L pada sampel lutung Jawa pada kandang karantina mengalami penurunan dibandingkan pada saat berada di kandang perawatan. Namun secara individual juga terdapat satwa yang mengalami peningkatan. Terdapatnya variasi tingkat stress pada lutung Jawa ini tergantung kepada kemampuan individu satwa dalam menganggapi cekaman.


Keywords


Kortisol, lutung jawa, neutrofil per limfosit, stress

Full Text:


DOWNLOAD PDF

References


Danafi, E., Winarso, D., Swatomo, R., Fauzi, A., Masnur, I., Kurniawan, I., & Titisari, N. (2017). Perbedaan tingkat stres lutung jawa (trachypitecus auratus) pada kandang perawatan dan kandang karantina di javan langur center (Jlc) Ditinjau dari kadar kortisol dan rasio neutrofil perlimfosit (N/L). TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production, 18(2), 34–41. https://doi.org/10.21776/ub.jtapro.2017.018.02.6

Davis, A. K., Maney, D. L., & Maerz, J. C. (2008). The use of leukocyte profiles to measure stress in vertebrates: a review for ecologists. Functional Ecology, 22(5), 760–772. https://doi.org/10.1111/j.1365-2435.2008.01467.x

Guyton, A., & Hall, J. (2000). Textbook of Medical Physical Physiology (9th ed.). Philadelphia Wb: Saunders Company.

Hidayat, A. (2016). Struktur Kelompok Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis Raffles, 1821) dan Intraksinya dengan Penduduk Sekitar Suaka Margasatwa paliyan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

IUCN. (2017). The IUCN Red List of Threated Species. Trachypithecus auratus.

Kannan, G., Terrill, T. H., Kouakou, B., Gazal, O. S., Gelaye, S., Amoah, E. A., & Samaké, S. (2000). Transportation of goats: effects on physiological stress responses and live weight loss. Journal of Animal Science, 78(6), 1450–1457.

Kantasa, V., Banun, K., & Herniyati. (2016). Efek Stresor Rasa Sakit Ranjatan Listrik terhadap Limfosit dan makrofag pada Gingiva Tikus Sprague Dawley. Jember: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember.

Khovifah, A. (2013). Profil Leukosit Dan Rasio Neutrofi/Limfosit (N/L) Pada Kerbau Lumpur (Bubalus bubalis) Betina Selama Dua Minggu Adaptasi Pasca Transportasi (Skripsi). Bogor: ]. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Institut Pertanian Bogor.

Kim, C.-Y., Han, J. S., Suzuki, T., & Han, S.-S. (2005). Indirect indicator of transport stress in hematological values in newly acquired cynomolgus monkeys. Journal of Medical Primatology, 34(4), 188–192. https://doi.org/10.1111/j.1600-0684.2005.00116.x

Kurniawan, I. (2012). Profil Progam Rehabilitasi Lutung Jawa. Malang: JLC Press.

Maheswari, H., Yulnawati, Esfandiari, A., Andriyanto, M., Andriani, & Khovifah, A. (2013). Profiles of Cortisol, Triiodothyrorine, Thyroxine and Neutrophil/Limphocyte Ratio as Stress Indicators in Swap Buffaloes 15 Days post-Transportation. Bogor: Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Institut Pertanian Bogor.

Milani, F. (2014). Manajemen Pemeliharaan Lumba-Lumba (Tursiops aduncus) Di Kawasan Mamalia Air PT Wersut Seguni Indonesia Dikaitkan dengan Indeks Stres (Skripsi). Bogor: Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor.

Park, H., Cho, J., Lee, B., Park, H., Han, J., Yang, M., Kim, Y. (2016). Reference values of clinical pathology parameters in cynomolgus monkeys (Macaca fascicularis) used in preclinical studies. Korea: Korea Institute of Toxicology (KIT).

Partasasmita, R. (2016). Studi Kebutuhan Pakan Lutung Jawa (Trachypithecus auratus E. Geoffroy Saint-Hilaire,1812) betina pada Fase Akhir Rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Primata Jawa. Bandung: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Padjajaran.

Puspitasari, D. (2008). Efektifitas pemberian multivitamin terhadap kadar kortisol dan kadar glukosa darah pada domba priangan yang mengalami stres transportasi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Royan, F., Rejeki, S., & Haditomo, A. H. (2014). Pengaruh Salinitas Yang Berbeda Terhadap Profil Darah Ikan Nila. Semarang: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Diponegoro.

Sanjuthi, D., Astuti, D., Perwitasari, D., Iskandar, E., Sulistiawati, E., Suparto, I., & Kyes, R. (2016). Hewan Model Satwa Primata (1st ed.). Bogor: IPB Press.

Satyaningtijas, A., Andriyanto, A., Ramadhoni, Y., Suci, F., Dewi, A., & Sutisna. (2010). Efektifitas multivitamin dan meniran (Phyllantusneruri L.) dalam menurunkan stres pada domba selama transportasi. Berita Biologi, 10(3), 393–399.

Soeparno. (2005). Ilmu dan Teknologi Daging (4th ed.). Yogyakarta: Gadjah Mada Press.



Publication ID
DOI https://doi.org/10.21776/ub.jtapro.2019.020.01.4

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.