Inventarisasi Pemanfaatan Daun Tanaman Sebagai Sumber Protein dalam Pakan Kambing Peranakan Etawa (Studi Kasus di Dusun Prodosumbul, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang)

Eko Marhaeniyanto, Sri Susanti, Bambang Siswanto, Ariani Trisna Murti

Abstract


Penelitian dilaksanakan di Dusun Prodosumbul, Desa Klampok, Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Tujuan penelitian adalah untuk menginventarisasi jenis pakan, konsumsi pakan dan produktivitas kambing PE ditingkat peternak. Penelitian ini melibatkan peternak kambing PE sebagai responden sebanyak 91 orang, berdasarkan kriteria jumlah kepemilikan ternak kambing >3 ekor, pengalaman beternak > 5 tahun. Pemilihan responden melibatkan peran kelompok tani yaitu Gapoktan Arjuna Sejahtera. Metode penelitian adalah studi kasus. Pengamatan in vivo dilakukan pada 20 ekor kambing PE jantan muda dengan rataan bobot awal 16,71±1,76 kg. Data dianalisis melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, tabulasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil inventarisasi didapatkan 27 jenis hijauan pakan ternak kambing, terdiri dari 22 macam daun tanaman dan 5 macam hijauan rumput (81,48% daun tanaman : 18,52% hijauan rumput). Pakan hijauan yang sering diberikan pada ternak kambing adalah rumput lapang, pucuk tebu, daun sengon, daun pahitan dan rumput gajah (responden pengguna >40%). Rataan konsumsi hijauan pakan 7,06 kg/ekor/hari dengan konsumsi bahan kering 526,07±88,15 g/ekor/hari, konsumsi bahan organik 511,89±80,32 g/ekor/hari, konsumsi protein kasar 61,58±16,21 g/ekor/hari, konsumsi serat kasar 101,18±29,68 g/ekor/hari dan konsumsi lemak kasar 17,50±13,75 g/ekor/hari.  Pertambahan bobot badan harian 65,9±11,7 g/ekor/hari, konversi pakan 7,53±2,85. Terdapat 13 jenis daun tanaman yang memiliki kandungan protein kasar (PK) lebih dari 18% yaitu Paracerianthes falcataria, Calliandra calothyrsus, Lecaena leucocephala, Artrocarpus heterophyllus Lamk, Calliandra haemochephala, Gliricidia sepium, Colocasia esculenta, Eritrina lithosperma, Sauropus adrogynus, Agratum conyzoides, Ceiba petandra, Manihot utilissima, Centrosema pubescens merupakan pakan potensial sebagai sumber protein untuk pakan ternak kambing PE.


Keywords


Inventarisasi jenis pakan, daun tanaman, protein, kambing PE

Full Text:


DOWNLOAD PDF

References


Abdullah, L. (2014). Prospektif agronomi dan ekofisiologi indigofera zollingeriana sebagai tanaman penghasil hijauan pakan berkualitas tinggi. Journal Of Tropical Forage Science, 3(2), 79–83. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/Pastura.2014.v03.i02.p06

Adriani, A., Latif, A., Fachri, S., & Sulaksana, I. (2014). Peningkatan produksi dan kualitas susu kambing peranakan etawah sebagai respon perbaikan kualitas pakan. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 17(1), 15–21. https://doi.org/10.22437/JIIIP.V17I1.2087

Dahlanuddin, Zaenuri, L. A., Mashur, Panjaitan, T., & Muzani. (2002). Optimalisasi penggunaan daun turi (Sesbania grandiflora) sebagai pakan ternak kambing Dari Optimalisasi penggunaan daun turi (Sesbania grandiflora) sebagai pakan ternak kambing. Fakultas Peternakan Universitas Mataram.

Febrina, D., & Liana, M. (2008). Pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ruminansia pada peternak rakyat di kecamatan rengat barat kabupaten indragiri hulu. Jurnal Peternakan, 5(1), 28–37. https://doi.org/10.24014/JUPET.V5I1.282

Garantjang, S. (2004). Pertumbuhan anak kambing kacang pada berbagai umur induk yang dipelihara secara tradisional. Jurnal Sains and Technologi, 4(1), 40–45.

Ginting, S., & Tarigan, A. (2005). Kualitas nutrisi beberapa legume herba pada kambing: Konsumsi, Kecernaan dan Neraca Nitrogen. JITV, 10(4).

Marhaeniyanto, E., & Susanti, S. (2011). Strategi suplementasi leguminosa untuk meningkatkan penampilan domba. Buana Sains, 11(1), 7–16. https://doi.org/10.33366/BS.V11I1.174

Marhaeniyanto, E., Susanti, S., Siswanto, B., & Murti, A. T. (2018). Suplementasi daun tanaman pohon sebagai sumber protein dalam pakan konsentrat untuk meningkatkan produktivitas kambing pejantan muda. Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH), 1(1), 444–452.

Maw, N., Mu, K. S., Aung, A., & Htun, M. (2006). Preliminary Report on Nutritive Value of Some Tree Foliages. Myanmar: Conference on International Agricultural Research for Development.

Mulyono, S., & Sarwono, B. (2008). Penggemukan Kambing Potong. Bekasi: Penebar Swadaya.

Murwanto, A. G. (2015). Karakteristik peternak dan tingkat masukan teknologi peternakan sapi potong di lembah prafi kabupaten manokwarikarakteristik peternak dan tingkat masukan teknologi peternakan sapi potong di lembah prafi kabupaten manokwari. Journal of Tropical Animal and Veterinary Science, 3(1), 8–15. https://doi.org/10.30862/JTAVS.V3I1.347

Nawawi. (2003). Metode kualitatif.

Sajimin, Kompiang, I. P., Supriyati, & Lugiyo. (2014). Pengaruh pemberian berbagai cara dan dosis Bacillus sp. Terhadap produktivitas dan kualitas rumput Panicum maximum. JITV, 19(2).

Sasongko, W. R., & Bulu. (2004). Status Pakan dan Persepsi Petani Dalam Pemberian Pakan Ternak Kambing Lokal di Lahan Kering Desa Sambelia.

Soetanto, H., Marhaeniyanto, E., & Chuzaemi, S. (2011). Penerapan teknologi suplementasi berbasis daun kelor dan molases pada peternakan kambing rakyat. Buana Sains, 11(1), 25–34. https://doi.org/10.33366/BS.V11I1.176

Susanti, S., & Marhaeniyanto, E. (2016). Proporsi penggunaan berbagai jenis daun tanaman untuk pakan ternak kambing pada lokasi dan ketinggian berbeda di wilayah Malang Raya. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 26(3), 42–52. https://doi.org/10.21776/ub.jiip.2016.026.03.07

Susilawati, T., & Winarto, P. S. (2010). Agribisnis Kambing. Malang: Universitas Brawijaya Press.



Publication ID
DOI https://doi.org/10.21776/ub.jtapro.2019.020.01.8

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.