Korelasi Efisiensi Reproduksi dan Produksi Susu Sapi Perah Friesian Holstein di BPPIBTSP Bunikasih

Harry Pariswara, Nena Hilmia, Raden Febrianto Christi

Abstract


Performa reproduksi dapat mempengaruhi produktivitas ternak. Performa reproduksi yang efisien diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sapi perah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui korelasi antara efisiensi reproduksi dengan produksi susu sapi perah Friesian Holstein di BPPIBTSP Bunikasih. Metode penelitian yang digunakan adalah Analisis Deskriptif dan Korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan korelasi antara efisiensi reproduksi meliputi parameter kawin pertama setelah beranak, jumlah kawin yang menghasilkan kebuntingan, periode kawin, masa kosong, dan jarak melahirkan dengan produksi susu pada laktasi ke-2 berturut-turut 0,07; 0,63; 0,31; 0,29; 0,25 dan pada laktasi ke3 bertutut-turut 0,49; 0,28; 0,51; 0,63; 0,59. Keterkaitan antara status reproduksi dan produksi susu dipengaruhi oleh status fisiologis hormonal dan metabolisme. Hormon yang berperan dalam produksi susu mempunyai hubungan yang berlawanan dengan hormon reproduksi, kemudian sapi perah laktasi yang memiliki produksi susu tinggi berpotensi untuk mengalami keterlambatan birahi karena membutuhkan energi yang sangat banyak dalam proses pembentukan susu, serta adanya hormon prolaktin yang menekan produksi hormon gonadotropin. Nilai korelasi bervarisi serta memiliki kecenderungan berkorelasi ke arah positif, hal ini menjelaskan bahwa ketika produksi susu tinggi akan memiliki efisiensi reproduksi yang rendah.

Keywords


BPPIBTSP bunikasih, efisiensi reproduksi, friesian holstein, korelasi, produksi susu

Full Text:


DOWNLOAD PDF

Refbacks



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.